oleh

Tinjau Pos Pam Suronan, Danrem 081/DSJ Tekankan Agar Jangan Terprovokasi

Madiun – Guna mendukung dan membantu Polri dalam mengamankan Tradisi Suronan yang dilakukan oleh Perguruan Silat PSHT dan PSHW, selain menyiagakan pasukan di Asrama Bosbow, Korem 081/DSJ juga mendirikan Pos Pengamanan di Jalan Raya Nglames dan Jiwan, Madiun, Minggu (1/9/19).

Tradisi Suronan yang dimulai hari ini, diperkirakan akan melibatkan massa hingga puluhan ribu orang yang berasal dari berbagai daerah di sekitar Madiun.

Karena tingginya intensitas massa yang akan datang ke Madiun, maka menurut Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Masduki, S.E., M.Si. hal itu perlu diantisipasi dengan baik.

“Jangan sampai nanti massa yang masuk ke Madiun dalam jumlah yang besar, mereka terprovokasi dan berbuat hal-hal yang tidak kita inginkan,” tuturnya saat meninjau Pos Pengamanan di Nglames.

“Itu yang kita jaga, jangan sampai masyarakat menjadi resah dan mengganggu kondusifitas di wilayah Madiun Komplek,” tegasnya.

Tampak dalam kesempatan itu, Danrem juga menekankan kepada personel yang berada di Pos Pengamanan, untuk dapat menjaga sikap saat berhadapan dengan massa.

“Jangan sampai ada yang terprovokasi dan mengeluarkan kata-kata yang dapat memicu situasi menjadi tidak kita inginkan bersama,” tuturnya.

Agar pengamanan yang dilakukan dapat sesuai dengan prosedur, tak ketinggalan Danrem juga mengecek kepada masing-masing personelnya terkait tugas   yang dilaksanakan selama melaksanakan pengamanan Tradisi Suronan.(arw)

News Feed