oleh

Danrem 081/DSJ : Mari Jaga Keberagaman dan Gelorakan Semangat Persatuan dan Kesatuan

Madiun – Teknologi Informatika, khususnya media sosial saat ini berkembang sangat pesat sekali. Dari orang dewasa, hingga anak-anak setiap harinya menggunakan dan memanfaatkan kemajuan tersebut.

Namun di tengah banyaknya manfaat yang dapat diambil dari banyaknya berbagai media sosial saat ini, terdapat pula dampak negatif yang dapat berdampak besar bagi persatuan dan kesatuan bangsa.

Menurut Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Masduki, S.E., M.Si., salah satu dampak negatif yang tampak begitu nyata meresahkan adalah adanya berita hoax, terlebih jika hal tersebut bermuatan dengan SARA.

Ia menilai, banyak kejadian yang muncul belakangan ini, yang diantaranya diakibatkan adanya berita Hoax terkait SARA yang begitu mudah dan cepat menyulut emosi sekelompok orang untuk berbuat anarkis.

Untuk itulah, Danrem mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk tidak mudah terpancing adanya informasi semacam itu dan menyelesaikan segala sesuatunya dengan baik.

“Karena tujuan dari oknum yang tidak bertanggung jawab seperti itu adalah agar timbul keresahan di lingkungan masyarakat yang nantinya dapat memecah belah persatuan dan kesatuan,” tutur Kolonel Inf Masduki di Makorem 081/DSJ, Jl. Pahlawan No. 50 Kota Madiun, Rabu (25/9/19)

Lebih lanjut Danrem mengungkapkan, bahwa Bangsa Indonesia terlahir dari adanya keberagaman dan hal itulah yang membuat bangsa Indonesia beda dengan bangsa lainnya.

Oleh karena itu, ia berpesan agar dapat senantiasa menjaga keberagaman yang ada dalam bingkai Kebhinnekatunggalikaan, serta menggelorakan semangat persatuan dan kesatuan.(arw)

News Feed